Sunday, 15 May 2011

gitar dan bermacam jenis nya

Kalo berdasarkan yang gw tau, gitar itu ada 3 jenis :
1. Gitar Klasik
2. Gitar Akustik
3. Gitar Elektrik

Ciri-ciri fisik utama :
1. Gitar Klasik :
body gitar (hampir) selalu berbentuk bulat dan menyerupai angka-8, body memiliki rongga udara, neck (leher) gitar cenderung besar & lebar, senar terbuat dari nylon, jumlah fret (kolom gitar) yang accessible oleh jari tangan berjumlah 12 fret.

Gitar klasik biasanya dimainkan untuk permainan melody musik klasik, kadang dipake main rhytm juga (genjrang genjreng) tapi tentu karakter suara genjrengan nya lebih ‘tebal’ dibandingkan gitar akustik. Bermain melody di gitar klasik secara benar harus mutlak bisa baca not balok, trus memetiknya menggunakan seluruh jari tangan kanan (jempol untuk metik senar bass ke-5 & ke-6, telunjuk untuk metik senar ke-4, jari tengah untuk metik senar ke-3, jari manis untuk metik senar ke-2, jari kelingking untuk metik senar ke-1).

2. Gitar Akustik :
Gitar Akustik & Gitar klasik sama-sama punya rongga udara. Tapi ciri utama yang membedakan keduanya adalah pada gitar akustik, neck (leher) lebih ramping dan kecil, senar terbuat dari string (tidak terbuat dari nylon), jumlah fret (kolom gitar) yang accessible oleh jari tangan lebih banyak yaitu berjumlah hingga 15 fret. Gitar akustik biasa dimainkan untuk kebanyakan lagu-lagu pop modern, baik melody maupun rhythm.

*coba deh hitung jumlah kolom (fret) pada gitar akustik di atas ada berapa yang mungkin untuk dipetik?*

Cara memetik gitar akustik biasanya hanya menggunakan 4 jari tangan kanan (jempol untuk metik senar bass ke-4, ke-5 & ke-6, jari telunjuk metik senar ke-3, jari tengah untuk metik senar ke-2, dan jari manis untuk metik senar terbawah yaitu senar ke-1 – jari kelingking tidak digunakan). Atau jika ingin bermain melody (yang membunyikan satu not per not), bisa menggunakan alat bernama pick gitar.

-gambar pick gitar-

Kelebihan gitar akustik dibandingkan gitar elektrik adalah suaranya ‘natural’ dan alami yaitu benar-benar hasil dari resonansi udara yang dihasilkan oleh rongga udara gitar (berbeda dengan gitar elektrik yang suaranya dihasilkan bukan dari rongga udara, tapi dari komponen bernama pickup yang berada di tengah body gitar).

-gambar pickup gitar elektrik-

3. Gitar Elektrik :
Body terbuat dari kayu solid & tidak memiliki rongga udara, senar terbuat dari string, jumlah fret (kolom gitar) yang accessible oleh jari tangan berjumlah hingga 24 fret, memiliki pick-up untuk mengubah energi suara senar menjadi energi listrik.

Gitar elektrik banyak dimainkan di lagu-lagu genre rock, blues, jazz, dan sebagainya. Cara memetik gitar elektrik sama seperti gitar akustik, baik yang menggunakan jari ataupun menggunakan pick.

Untuk bermain gitar elektrik tidak perlu bisa baca not balok, hanya cukup membaca tabulasi (tab) saja.
Tapi tetep wajib hukumnya seorang gitaris elektrik untuk tau simbol tempo pada not balok.

==============================================================

Mungkin ada yang nanya, apa kelebihan dan kekurangan tiap jenis gitar tersebut??

Itu mah tergantung jenis musik yang paling kita sukai. Kalo suka lagu klasik yang tenang dan menghanyutkan, yah coba mainin gitar klasik. Kalo suka lagu-lagu pop akustik, silakan coba pake gitar akustik. Atau kalo suka musik berformat band, rock, blues, country, dll ayo kita mainin gitar elektrik… hehehe

Kalo gw pribadi lebih suka main gitar melody karena lebih memberikan kebebasan berekspresi (freedom). Kita bisa melakukan apa pun teknik yang ingin kita lakukan, ngga ada batasan sama sekali.

Apa pun bisa kita lakukan pada senar gitar kita, mulai dari teknik yang sederhana yaitu picking, legato (hammer-on, pull-of, slide), vibrato, bending…

Sampai ke teknik master seperti tapping, tremolo, sweep picking, dan memetik senar menggunakan lidah & gigi!

Selain itu juga dari segi sound sangat amat bervariasi, tidak seperti gitar jenis klasik dan akustik yang terbatas menghasilkan bunyi-bunyian (sound). Kita bisa menghasilkan berbagai macam suara ‘ajaib’ menggunakan pickup gitar, amplifier, dan efek gitar (let’s say thanks to those electrical instrument :)

Oke, that’s all my inspiration tonite. Hope give benefit to us, c u!

*Oya guys, jangan salah paham yaa, saya gak jago main gitar… Dan ngga pengen sok jago juga sampe2 posting di sini… Yah cuma pengen sekadar sharing aja lah menumpahkan isi kepala di sini… hehehehe, thanks for reading *

Saturday, 2 April 2011

Memainkan sonic foundry Acid 4,0

Bermain musik memang punya keasyikan tersendiri, apalagi bagi yang ahli bermain musik…. Sekedar ingin menyalurkan bakat terpendam, apalagi tak ada teman yang mengerti selera musik kita. Kita ingin sekali bermain musik sendiri, bahkan ingin main drum sendiri, bass, gitar, piano sendiri, dan merekamnya dalam satu lagu. Mungkinkah itu dilakukan seperti di studio-studio? Dimana satu orang bisa membuat lagu komplet seakan-akan dimainkan oleh sebuah group band? Jawabnya, pasti bisa. Apalagi sekarang kan banyak software yang ditawarkan untuk itu. Salah satu software yang gw pilih untuk itu adalah Acid Pro 4.0 dari Sonic Foundry. Tampilan awalnya seperti ini:



Sekilas terlihat bahwa tersedia banyak track yang bisa digunakan untuk meletakkan komponen musiknya, seperti drum, gitar, bass dan lain-lain. Track inilah yang kita mainkan satu per satu.
Gw mulai dari membuat ketukan dasar lagu, dan meletakkannya dalam track pertama. Kemudian mulai dengan gitar rhytm diletakkan pada track kedua, dan selanjutnya drum, bass, lead gitar pada track ketiga, keempat, dan kelima.
Semua track itu direkam dengan menu rekord yang udah tersedia di program Acid Pro. Tracknya sendiri bisa diatur dan digeser timingnya agar ketukannya sama antara track satu dengan lainnya.

Masing-masing track, untungnya bisa diatur dan disesuaikan warna suaranya, efek dan lain-lain, dalam tool yang udah disediakan. Bahkan, gw waktu main hanya punya satu gitar listrik, tanpa efek, tanpa gitar bass, tapi bisa diatur seolah-olah mempunyai efek seperti distortion, chorus, delay, reverb, wah-wah, dan masih banyak lagi. Tinggal kemampuan kita mengolahnya, sehingga hasilnya benar-benar sesuai dengan yang diinginkan.




Gitar listrik gw diubah menjadi bass (Baiknya emang pake gitar bass beneran, tapi gw gak punya  ) dengan memakai tool equalizer, mengaturnya supaya yang diambil hanya nada bagian bawahnya. Dengan settingan yang pas, suaranya mirip gitar Bass, panjang, dan rendah 
Proses sudah selesai, selanjutnya, tinggal cari temen yang bisa ngisi suara, berhubung suara gw pas-pasan dan nggak bisa nyanyi nada tinggi (sebel ). Sambil dengerin lewat earphone, temen gw nyanyi sendiri, nggak kedengeran suara musiknya, sebab yang denger earphone Cuma dia. Proses selanjutanya, atur suara temen gw lewat efek-efek yang membuat merdu (berhubung temen gw suaranya juga pas-pasan). Dan akhirnya dirender menjadi file MP3. Jadi deh.